Buat SPT PPh Orang Pribadi, Apa Saja Ya Yang Dimuat??

Haloooo, Salam Pajak Sahabat Mitra Sekaliannnn…..!

Sudah baca kan artikel sebelumnyaa??Masih bingung informasi apa saja yang harus dimuat dalam laporan SPT PPh Orang Pribadi??Yukk kita bahas biar Sahabat Mitra nggak bingung dan pusing lagi.

Nih ada beberapa informasi yang harus Sahabat Mitra cantumkan di dalam SPT yaitu :

  1. Besarnya penghasilan yang diperoleh

Definisi penghasilan menurut UU PPh adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apapun adalah objek pajak.

  1. Penghitungan PPh terutang

Bagi Sahabat Mitra Wajib Pajak pegawai tetap yang tidak melakukan usaha dan/atau pekerjaan bebas sebenarnya telah dilakukan pemotongan dan/atau pemungutan PPh pasal 21 melalui pemberi kerja, atas hal ini Sahabat Mitra akan diterbitkan bukti potong yang isinya antara lain penghasilan Sahabat Mitra selama setahun dan pemotongan dan/atau pemungutan PPh pasal 21 yang telah dilakukan.

Bukti potong ini yang menjadi acuan Sahabat Mitra untuk mengisi SPT Tahunan 1770 S/1770 SS.

Contoh :

Tuan Yogi merupakan karyawan pada PT. Mekar Abadi dengan status TK/0 Penghasilan selama tahun 2014 sesuai di bukti potong 1721 A1 adalah sebagai berikut :

Dari contoh diatas dapat Sahabat Mitra hitung berapa PPh terutang Sahabat Mitra untuk tahun 2014 dengan menggunakan formulir 1770 S yaitu :

PPh terutang dari penghasilan kena pajak 116.700.000 :

5% x 50.000.000 2.500.000

15% x 66.700.000 10.005.000

PPh terutang 12.505.000

PPh yang dipotong pihak lain (12.505.000)

PPh yang harus dibayar Tuan Yogi NIHIL

  1. Harta

Sahabat Mitra sebagai Wajib Pajak yang akan melaporkan SPT Tahunan harus mengisi kolom harta yang Sahabat Mitra miliki/kuasai di SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Contoh : rumah, tanah, kendaraan, deposito, tabungan dll.

Harta disini adalah harta yang sudah Sahabat Mitra miliki/kuasai disertai dengan bukti yang sah

  1. Kewajiban/utang

Utang/Piutang yang dicantumkan adalah utang dari/piutang kepada pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa baik langsung maupun tidak langsung.

  1. Daftar susunan anggota keluarga

Sahabat Mitra sebagai Wajib Pajak yang akan melaporkan SPT Tahunan juga harus mengisi kolom daftar susunan anggota keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya wajib pajak, disertai dengan status hubungan keluarga.

Itulah informasi yang dibutuhkan dalam pelaporan SPT PPh Orang Pribadi. Bagaimana?Sahabat Mitra sudah paham kan dalam proses penyusunan SPT PPh Orang Pribadi?Semoga dengan membaca artikel ini pengetahuan dan keterampilan Sahabat Mitra dalam pelaporan SPT PPh Orang Pribadi semakin bertambah.

Sekian dulu informasinya yaa, nantikan informasi lebih lanjut di website kami.

Salam Pajak Sahabat Mitra !

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Table of Contents

On Key

Related Posts

Lapor Pajak

Daftar Isi1 METODE LAPOR PAJAK1.1 Bagaimana Cara Melapor SPT Badan?1.2 Panduan Aktivasi EFIN1.3 Cara Lapor SPT Tahunan Online Badan1.4 Cara Lapor SPT Tahunan Online Individu

Pendirian Perseroan Terbatas (PT)

Di Indonesia, bentuk perusahaan yang cukup sering di dengar serta banyak digunakan oleh pelaku usaha adalah Perseroan Terbatas (PT) dan juga Perseroan Komanditer (CV). Pelaku

Virtual Office

Perkembangan teknologi yang membuat orang-orang bisa bekerja secara remote dari manapun mereka berada dengan menggunakan internet dan platform-platform yang sudah tersedia saat ini  membuat adanya

Buka WhatsApp
by PT MITRA NIAGA KORPORINDO
Hallo, Chatting via WhatsApp yuk.. GRATIS..!!!