METODE LAPOR PAJAK

  • Bagaimana Cara Melapor SPT Badan?

Metode lapor SPT Tahunan online badan sangat mudah serta kilat dengan terdapatnya e- filing pada sistem DJP( Direktorat Jenderal Pajak). Sistem e- filing sendiri merupakan sistem pelaporan SPT Tahunan yang dicoba secara online melalui web website DJP Online maupun aplikasi- aplikasi formal yang telah bekerja sama dengan DJP( Direktorat Jenderal Pajak).

  • Panduan Aktivasi EFIN

Langkah awal sebelum lapor pajak secara online dengan e- filing yakni memperoleh EFIN (Electronic Filing Identification Number). EFIN digunakan untuk membuat akun DJP Online. EFIN bisa diperoleh di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) terdekat. Permohonan EFIN cuma bisa diajukan secara langsung oleh pengurus industri serta tidak bisa diwakilkan oleh pihak lain. Sehabis memperoleh EFIN, lekas jalani aktivasi ataupun dapat lewat kami jasa pengurusan efin. Metode mengaktivasi EFIN lumayan gampang, ialah selaku berikut :

  1. Buka web DJP Online https:// djponline. pajak. go. Id.
  2. Klik“ Belum Pendaftaran” setelah itu masukkan berkas persyaratan; NPWP, EFIN, serta kode keamanan. Sehabis itu klik“ Submit”.
  3. Berikutnya, hendak timbul taman di mana nama harus pajak telah terisi secara otomatis. Yakinkan seluruh data telah benar serta cocok, sehabis itu masukkan alamat email serta no ponsel. Buat kata sandi buat login akun DJP Online. Sehabis itu klik“ Submit”.
  4. Cek email yang didaftarkan tadi. Hendak terdapat tautan aktivasi yang diberikan oleh DJP Online. Klik tautan tersebut buat mengaktivasi akun DJP Online.
  5. Login memakai NPWP serta kata sandi yang tadi terbuat.
  6. EFIN telah diaktivasi serta siap buat lapor pajak.
  • Cara Lapor SPT Tahunan Online Badan

Sehabis berakhir mengaktivasi EFIN, saatnya lapor SPT Tahunan Tubuh secara online dengan e- filing. Buat harus pajak tubuh, memakai formulir SPT 1771. Formulir SPT Tahunan Pajak 1771 digunakan buat wujud tubuh usaha semacam PT( Perseroan Terbatas), CV( Comanditer Venture), UD( Usaha Dagang), yayasan, organisasi, ataupun perkumpulan. Saat sebelum melapor, terdapat sebagian dokumen yang butuh disiapkan, ialah :

  1. Siapkan SPT Tahunan Tubuh (SPT Tahunan 1771, SPT 1771- I, SPT 1771- II, SPT 1771- III, SPT 1771- IV, SPT 1771- V, SPT 1771- VI)
  2. Siapkan laporan keuangan dalam wujud Pdf.
  3. Spesial Harus Pajak PP 46: Penghitungan Peredaran Bruto& Pembayaran.
  4. Spesial Harus Pajak PT yang Membebankan Utang: Laporan Debt to Equity Ratio serta Utang Swasta Luar Negara.
  5. Spesial Harus Pajak dengan Transaksi Hub Istimewa: Ikhtisar Dokumen Induk serta Dokumen Lokal.
  6. Surat Laporan Penyampaian CBCR (Country by Country Report).
  7. Catatan Nominatif Bayaran Entertainment bila terdapat.
  8. Catatan Nominatif Bayaran Promosi bila terdapat.
  9. Spesial Harus Pajak Migas: Laporan Tahunan Penerimaan Negeri dari Aktivitas Hulu Minyak serta/ ataupun Gas Bumi.
  10. Spesial BUT (Wujud Usaha Senantiasa): SSP PPh Pasal 26 Ayat 4, Pemberitahuan Wujud Penanaman Modal, serta Laporan Keuangan Konsolidasi/ Campuran.

Sehabis seluruh dokumen siap, hingga pelaporan pajak bisa dicoba. Metode lapor SPT Tahunan Tubuh secara online merupakan selaku berikut:

  1. Login akun e- Filling pada web website DJP
  2. Klik e- Filing lalu seleksi Buat SPT.
  3. Hendak timbul sebagian persoalan. Jawab persoalan tersebut dengan benar biar sistem dapat memastikan tipe formulir SPT yang cocok.
  4. Isi serta lengkapi formulir yang diberikan. Jawab sebagian persoalan panduan yang timbul setelahnya.
  5. Masukkan kode verifikasi yang tadinya telah dikirim ke alamat surel.
  6. Klik“ Kirim SPT”, hingga proses lapor pajak berakhir.
  • Cara Lapor SPT Tahunan Online Individu (Pemasukan dibawah 60 juta)

Guna menghindari denda, wajib pajak orang pribadi yang berprofesi sebagai karyawan berpenghasilan dan mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib melaporkan pajak tahunannya. Namun, bagaimana cara lapor SPT tahunan pribadi itu?

  1. Buka halaman djponline. pajak. go. Id.
  2. Masukan NPWP, kata sandi, dank ode keamanan/ CAPTCHA, kemudian klik Login.
  3. Seleksi menu Lapor, kemudian klik e- Filing.
  4. Seleksi Buat SPT.
  5. Simak Panduang Pengisian e- Filing.
  6. Isi informasi formulir berbentuk tahun pajak, status SPT, serta status pembetulan.
  7. Isi bagian A. Poin (1) pemasukan bruto sepanjang setahun, poin (2) isi informasi pengurang, poin (3) seleksi Pemasukan Tidak Kena Pajak, poin (6) isikan nilai PPh yang sudah dipotong perusahaan
  8. Bila status nihil, klik lanjut ke B serta isis cocok instruksi
  9. Kemudian, lanjut ke Bagian C serta isi nominal informasi serta utang cocok instruksi
  10. Setelah itu, lanjut ke Bagian D. Centang Sepakat bila informasi telah benar
  11. Berikutnya, ambil koe verifikai yang dikirim lewat email harus pajak
  12. Copy serta paste kode tersebut di kolom sangat akhir serta klik Kirim SPT
  13. Terakhir, silahkan buka email buat memandang Fakta Penerimaan Elektronik( BPE) SPT.

 

DENDA YANG DIKENAKAN BILA TIDAK LAPOR PAJAK

Ditjen Pajak mempraktikkan batasan terakhir pelaporan Pesan Pemeritahuan Tahunan (SPT) Pajak Pemasukan (PPh) tahun pajak 2020 buat harus pajak orang individu pada 31 Maret 2021. Lekas laporkan SPT Kamu, sebab terdapat denda serta hukuman bila tidak memberi tahu SPT ataupun terlambat.

Pelaporan SPT ialah salah satu kewajiban untuk tiap harus pajak. Apabila tidak dilaporkan cocok dengan waktu yang sudah didetetapkan, harus pajak bakal dikenai saknsi baik berbentuk denda apalagi pidana.

Ketentuan terpaut sanksi untuk harus pajak yang tidak memberi tahu SPT Tahunannya juga tertuang dalam Undang- Undang tentang Syarat Universal serta Tata Metode Perpajakan (UU KUP). Walaupun demikian, di dalam Pasal 18 PMK 243/ PMK. 03/ 2014 dipaparkan, ada sebagian kalangan harus pajk yang tidak hendak dikecualikan dari kewajiban pelaporan SPT.

Pengecualian buat lapor SPT tersebut berlaku buat harus pajak yang penuhi kriteria berikut :

  1. Harus Pajak orang individu yang dalam satu tahun pajak menerima ataupun mendapatkan pemasukan neto tidak melebihi Pemasukan Tidak Kena Pajak sebagaimana diartikan dalam syarat Pasal 7 Undang- Undang PPh.
  2. Harus pajak orang individu yang tidak melaksanakan aktivitas usaha ataupun tidak melaksanakan pekerjaan leluasa.

Ada pula bersumber pada UU KUP, sanksi serta hukuman bila terlambat ataupun tidak lapor SPT selaku berikut:

  • Denda

Di dalam pasal 7 UU KUP dipaparkan, harus pajak orang individu hendak dikenai sanksi sebesar Rp. 100. 000 apabila tidak lapor SPTnya. Sedangkan buat harus pajak tubuh, sanksi yang diresmikan sebesar Rp. 1 juta.

  • Bunga

Sanksi berbentuk bunga diberikan apabila SPT tahunan sudah dilaporkan, tetapi harus pajak dengan keinginan sendiri mebetulkan serta menimbulkan utang pajak jadi lebih besar. Perihal tersebut tertuang dalam pasal 8 UU KUP.

Dengan demikian, hingga harus pajak hendak dikenai sanksi berbentuk pembayaran bungan sebesar 2 persen per bulan atas jumlah pajak yang kurang dibayar. Bunga tersebut dihitung semenjak dikala penyampaian SPT berakhir hingga dengan bertepatan pada pembayaran, serta bagian dari bulan dihitung penuh satu bulan.

 

METODE  MENGHITUNG PAJAK

Sebab statusnya harus pajak individu yang profesinya selaku pengusaha, hingga mekanisme serta bawah perhitungan PPh ataupun rumus PPh- nya juga berbeda.

Harus pajak orang individu selaku pengusaha ini menyetorkan sendiri pajak penghasilannya.

Metode menghitung pajak pemasukan orang individu selaku pengusaha yang diperoleh dari pendapatan atas usahanya dihitung bersumber pada ketentuan universal PPh yang berlaku buat karyawan pada biasanya, ialah :

  • PPh dari Pendapatan = Pemasukan Bruto– PTKP x Tarif Pajak

Sebaliknya metode menghitung pajak pemasukan orang individu selaku pengusaha yang diperoleh dari pemasukan yang lain merupakan:

  • PPh dari Pemasukan Yang lain = Pemasukan Bruto– PTKP x Tarif Pajak
  • Penghasilan Neto = Penghasilan Bruto x Persentase Norma Penghitungan Pemasukan Neto( NPPN)

 

KONSULTAN PAJAK

Konsultan Pajak adalah orang yang membagikan jasa konsultasi perpajakan kepada Wajib Pajak dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang- undangan perpajakan.

Profesi Konsultan Pajak berperan membagikan jasa konsultasi perpajakan kepada wajib pajak dalam rangka melakukan hak serta memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang- undangan perpajakan yang ditetapkan. Singkatnya, konsultan pajak merupakan orang yang bertugas membantu wajib pajak untuk mengurus seluruh perihal yang berhubungan dengan pajak. Dengan demikian, pihak yang memakai jasa tersebut bisa melakukan kewajiban perpajakannya dengan baik.

Di Indonesia, sudah banyak perusahaan yang memilih jasa konsultan pajak dalam rangka efisiensi perusahaan. Syarat untuk menjadi konsultan pajak sendiri adalah menjadi member pada salah satu asosiasi konsultan pajak yang telah terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak. Asosiasi konsultan pajak yang telah terdaftar sebanyak dua asosiasi konsultan pajak, yaitu Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (ikpi.or.id) serta Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia.

         Tanggung Jawab Konsultan

  • Konsultasi – Konsultan pajak menyediakan jasa konsultasi persoalan perpajakan.
  • Restitusi pajak – Apabila customer membutuhkan pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi), konsultan pajak dapat membantu pelaksanaannya mulai dari persiapan data, penyampaian restitusi, pengecekan sampai proses akhir dari diterimanya pengembalian kelebihan pajak tersebut
  • Penyelesaian Sengketa Pajak – Konsultan pajak bisa memberikan pelayanan penyelesaian sengketa pajak. Contohnya apabila customer berencana mengajukan keberatan pajak, banding, dan lain sebagainya
  • Kepatuhan Pajak – Konsultan pajak mengurusi hal-hal yang berhubungan dengan kepatuhan pajak customernya seperti menghitung, membayar dan melaporkan pajak
  • Perencanaan Pajak – Melakukan jasa perencanaan pajak dengan tujuan mengoptimalkan keuntungan customer.
  • Pemeriksaan Laporan Pajak – Ini merupakan layanan untuk mengevaluasi data yang berhubungan dengan munculnya beban pajak yang dapat merugikan perusahaan customer.
  • Pendampingan dalam Pemeriksaan – Konsultan pajak mempunyai tanggung jawab untuk mewakili atau mendampingi customer pada saat pemeriksaan pajak. Hal ini dilakukan karena tidak sedikit customer yang tidak atau kurang memahami permasalahan perpajakannya. Konsultan pajak juga turut membantu mempersiapkan data atau dokumen yang dibutuhkan pada saat pemeriksaan.

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Table of Contents

On Key

Related Posts

Lapor Pajak

Daftar Isi1 METODE LAPOR PAJAK1.1 Bagaimana Cara Melapor SPT Badan?1.2 Panduan Aktivasi EFIN1.3 Cara Lapor SPT Tahunan Online Badan1.4 Cara Lapor SPT Tahunan Online Individu

Pendirian Perseroan Terbatas (PT)

Di Indonesia, bentuk perusahaan yang cukup sering di dengar serta banyak digunakan oleh pelaku usaha adalah Perseroan Terbatas (PT) dan juga Perseroan Komanditer (CV). Pelaku

Virtual Office

Perkembangan teknologi yang membuat orang-orang bisa bekerja secara remote dari manapun mereka berada dengan menggunakan internet dan platform-platform yang sudah tersedia saat ini  membuat adanya

Buka WhatsApp
by PT MITRA NIAGA KORPORINDO
Hallo, Chatting via WhatsApp yuk.. GRATIS..!!!